Skip to main content

Initial D: Project-D Official Website?


Screenshot dari Initial-D Stage Fourth Act 01 : Project D

Project D dibuat Ryosuke dengan mengajak Takumi Fujiwara dan Keisuke dengan mekanik dari Akagi Red Suns. Project D mulai terbentuk pada Fourth Stage dengan mulai menantang para jagoan balap jalanan. Baru nyadar alasan kenapa judulnya Initial-D. Sedangkan penggunaan nama 'D' untuk proyek tersebut masih belum tahu.
Kalo soal ceritanya silakan nonton sendiri karena intinya soal balap jalanan. Yang menarik adalah website dari Project D yang menurut anime-nya ada di www.initial.d.com. Ternyata Ryosuke adalah seorang ahli komputer yang bukan hanya melakukan tes komputer untuk mesin mobilnya tetapi sering berinternet untuk mengirimkan data hasil pertarungan yang dilakukan tim Project-D-nya, berupa peserta, tempat, sampai data record pertarungan. Dari alamat web-nya bisa kita identifikasi beberapa hal:
Domain Name : www.initial.d.com
root domain : .
Top-Level Domain : .com, termasuk jenis generic top-level domain
Second-level domain : d.com
sublevel-domain : www.initial

Pada top-level domain ada dua jenis, yaitu generic Top-Level Domain (gTLD), termasuk didalamnya adalah .net, .org, dll serta country-code Top-Level Domain (ccTLD) misalkan .id untuk Indonesia.
Second level domain ada yang memakai aturan ccSLD yang merupakan domain dari ccTLD, seperti .co pada .co.id atau ac.au.
Permasalahannya adalah SLD pada www.initial.d.com ada suatu keanehan. Apa ya.....? karena menggunakan Single-letter second-level domain atau domain level dua dengan hanya menggunakan satu huruf! Padahal saat ini yang masih menggunakan SLSLD cuma x.com dan x.org dari beberapa yang ada sedangkan yang lainnya hanya sebagai redirect address.
i.net milik Future Media Architects
q.com milik Qwest Communications
q.net milik "Q Networks"
x.com milik PayPal
x.org milik The Open Group
z.com milik Nissan

Selain dari itu tidak diperbolehkan adanya SLD yang cuma satu karakter, apalagi untuk pendaftaran domain baru. Itulah sebabnya kita tidak pernah menemui domain sejenis ini. Bahkan untuk dua karakterpun tidak diperbolehkan untuk menghindari kebingungan dengan country-code yang juga dua karakter (bayangkan id.id.id, alamat cantik tapi bingung bedainnya).
Yang jadi pertanyaan selanjutnya, kenapa bung Shuichi Shigeno, sang pembuat, menggunakan alamat ini? Apa karena lagi males mikir sampe harus ngurus domain internet segala? Padahal khan kalo alamat internetnya asli bisa dijadikan promosi web sekalian.
Atau kemungkinan kedua adalah agar tidak terjadi pengambilan nama oleh para sales domain atau sudah dipake oleh pihak lain sehingga memakai alamat yang tidak mungkin dibeli. Kasus seperti ini misalkan alamat www.kira.com yang merupakan website dari sang pemegang DeathNote ternyata milik perusahaan kontraktor Amerika Serikat.
Kalo melihat pemunculannya yang cuma sesaat, ngga sampe sedetik, mungkin karena alasan pertama yang kemudian berujung pada keuntungan pada alasan kedua. Ngga tau juga sih.

Tambahan: Pernah kecewa karena masalah domain?
- si quack.com ternyata dipake sama showroom mobil dan oki.com dipake perusahaan printer!!!!!!!!! untung om4gus.com dan om4gus.net belum dipake. Kapan bisa beli ya?...
- Satu kasus lagi, ada kampus yang lupa meregister ulang domainnya, sampe ada pesan di web : untuk sementara orang yang punya domain ini lupa bayar tahunan. Domain ini aktif lagi kalo tunggakannya udah bayar! (sebenarnya ngga gitu sih tapi lupa kata2 resminya, tapi intinya sama)

Semua istilah bisa diliat di wikipedia.org

Comments

  1. Wah nyindir PI(Politeknik Indonesia) btw udah diakui apa belum yah nih kampus WKWKWK, tp situ juga pernah jd dosen nggak boleh tuh nyindir

    ReplyDelete
  2. @ anonim
    E, bagian mana yah yang nyindir?
    Udah lama membuat pos ini jadi udah lupa;)

    ReplyDelete
  3. @ anonim
    Kalau masalah domain kampus, saya pernah jadi admin web dan jaringan komputer di sebuah universitas yang mempunyai fakultas kedokteran. Jadi jangan gr yah...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Java-MySql: Aplikasi Database dengan Data Gambar (Updated)

Untuk update metode simpan gambar lihat di appGambar 2.0 Bagaimana caranya menyimpan data yang membutuhkan penyimpanan data gambar? Misalkan data pegawai yang membutuhkan penyimpanan gambar dari setiap pegawai. Alternatifnya ada dua, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Cara yang pertama adalah dengan membuat field dengan tipe data binary, kemudian menyimpan gambar yang dibutuhkan dalam field di database tersebut. Cara ini membutuhkan manajemen program yang lebih rumit, tapi data gambar akan terjamin, karena tersimpan didalam database yang terintegrasi dengan data lainnya. Kekurangan lainnya adalah ukuran database yang akan membesar dan lambat. Bayangkan saja, sebuah field membutuhkan gambar dengan format jpeg, 200kB. Apabila ada 200 juta record, maka ukuran field yang diperuntukan khusus untuk gambar dengan perhitungan kasar adalah 0.2 MB x 200M = 40 x 10^12 = 40 TB. Belum ditambah dengan ukuran data dari field lainnya, kalau misalkan untuk menyimpan data penduduk Indonesia....

JarMaker & j2Exe: Membuat Executable Aplikasi Java

Lupakan mitos java tidak bisa dijalankan secara langsung. Jangan percaya kalau ada yang bilang java tidak bisa dibuat menjadi aplikasi exe. Kuno kalo masih menggunakan file jar saja atau bahkan file class untuk hasil building aplikasi java. Cobalah untuk sedikit berimprovisasi membuat aplikasi java menjadi exe, hal yang tidak bisa dilakukan oleh tools yang disediakan jdk, bahkan netbeans 6 saat ini. Hasil binary compiler java berupa file class, yang dijalankan dengan perintah java namaclass. Jadi paling tidak untuk menjalankannya harus melalui command prompt, atau yang sedikit kreatif dengan membuat shortcut yang diarahkan ke java.exe dengan parameter nama class yang dipanggil, lengkap dengan pengubahan icon sesuai dengan aplikasinya. Sun sendiri mengembangkan file arsip kompresi jar, mirip dengan format zip, dengan tool yang disediakan di jdk-nya,untuk menghasilkan sebuah file yang berisi seluruh class yang dibutuhkan, sehingga dapat dilakukan pemanggilan dengan class yang pertama...

Java: Pengiriman Parameter antar Frame

Sebenarnya konsep ini berlaku bukan hanya pada frame, tapi bisa dilakukan antar object dari class yang sifatnya umum, karena Java yang sifatnya sudah full OOP. Tapi, karena lebih sering diterapkan dalam pemrograman GUI desktop, khususnya dengan Netbeans, maka dicontohkan dengan class javax.swing.JFrame. Setiap bentuk code java harus dibentuk dalam bentuk class, biar sebagaimanapun sederhananya. Tidak seperti pemrograman lainnya yang menggunakan konsep OOP sebagai tambahan dan pengembangan dari yang sudah ada sebelumnya. Itulah sebabnya kita mengenal class di C++, Pascal, PHP, tapi masih diperbolehkan untuk tetap menggunakan konsep primitif. Sedangkan pada kasus java dan .NET, OOP merupakan inti utamanya yang harus selalu diikuti dan diterapkan. Awalnya akan sangat membingungkan, tapi sangat mudah untuk langkah pengembangan selanjutnya. Sudah lihat JavaDoc? itu adalah dokumen pemrograman yang paling aneh didunia, pada pandangan pertama. Coba bandingkan dengan MSDN-nya .NET, PHP Manual, ...