Skip to main content

Delphi-DB: Form Master Detil

Form Jadwal Mengajar Dosen


Lanjutan dari pembuatan form dosen, dengan penambahan konsep master-detil untuk mengatur jadwal mengajar dosen:
- Buat Form
+ Label: Label1, Label2, Label3, Label4
+ Button: Button1, Button2, Button3
+ TTable: Table1, Table2
+ TDataSource: DataSource1, DataSource2
+ TQuery: Query1
+ TDBNavigator: DBNavigator1
+ TDBGrid: DBGrid1
- Atur Database:
dengan menggunakan Database Desktop, buat database dan tabel nya:
+DatabaseName: dbQ
+TableName: tDosen, tJadwal
+ Pada tabel tJadwal, buat sebuah secondary index sebagai penghubung dengan tabel master ( tDosen):
Table: tJadwal
Index Name: KodeDosenIdx
Secondary Index Field: KodeDosen
- Aturan Mengenai Master-Detil adalah:
+ Tabel Master berupa dosen, tabel Detil berupa jadwal mengajar
+ Secondary Index pada tabel detil tidak bersifat unik, fungsinya untuk menghubungkan dengan primary key pada tabel master, atau berupa foreign key pada tabel detil.
+ Tabel Master berasal dari input bagian komponen Edit
+ Tabel detail digambarkan dalam bentuk grid
+ Isi grid selalu sesuai dengan kode dosen yang dipilih di bagian edit1
+ segala perubahan data disimpan dalam dua tabel, master dan detil
+ Contoh ini tidak menggunakan dasar normalisasi database untuk penyederhanaan konsep

//Kode Lengkap:
unit Unit2;

interface

uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, DB, DBTables, StdCtrls, ExtCtrls, DBCtrls, Grids, DBGrids,
ComCtrls;

type
TForm2 = class(TForm)
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Edit3: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Table1: TTable;
Query1: TQuery;
DataSource1: TDataSource;
DBGrid1: TDBGrid;
DBNavigator1: TDBNavigator;
Button3: TButton;
DateTimePicker1: TDateTimePicker;
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Label4: TLabel;
Table2: TTable;
DataSource2: TDataSource;
procedure FormCreate(Sender: TObject);
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Kosongkan();
procedure Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
procedure Edit2KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
procedure Edit3KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
procedure DateTimePicker1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;

var
Form2: TForm2;

implementation

{$R *.dfm}

procedure TForm2.FormCreate(Sender: TObject);
begin
table1.DatabaseName := 'dbQ' ;
table1.TableName := 'tDosen.db';
table1.Active:= true;
datasource1.DataSet:= table1;
Query1.DataSource:=DataSource1;
Query1.Active:=false;

table2.DatabaseName:='dbQ';
table2.TableName:='tJadwal.db';
table2.Active:=true;
table2.MasterSource:=DataSource1;

table2.IndexName:='KodeDosenIdx';
table2.MasterFields:='FKode';


datasource2.DataSet:=table2;
dbgrid1.DataSource := datasource2;
dbNavigator1.DataSource:=datasource2;

label1.Caption:='Kode';
label2.Caption:='Nama';
label3.Caption:='Alamat';
button1.Caption:='Simpan';
button2.Caption:='Hapus';
button3.Caption:='Batal';
edit1.text:='';
Form2.Caption:='Form Input Dosen';
Kosongkan();
end;

procedure TForm2.Button1Click(Sender: TObject);
var
str1:String;
begin
with Query1 do begin
Close;
SQL.Clear;
SQL.Add('SELECT count(*) as jml FROM tDosen WHERE FKode = :f1 ');
Params[0].AsString:=Edit1.Text;
Active:=true;
Open;

if Query1['jml']<>NULL then //Mencegah error apabila tabel masih kosong
str1:=Query1['jml']
else
str1:='0';

Active:=False;
end;
if strtoint(str1)>0 then
begin
table1.FindNearest([edit1.Text]);
table1.Edit;
table1.Fields[1].AsString:=edit2.Text;
table1.Fields[2].AsString:= edit3.Text;
table1.Fields[3].AsDateTime:= DateTimePicker1.DateTime;
table1.Post;
end
else
begin
table1.InsertRecord([edit1.text,edit2.text,edit3.text,DateTimePicker1.Date]);
end;
kosongkan;
edit1.SetFocus;
end;

procedure TForm2.Button2Click(Sender: TObject);
begin
table1.FindNearest([edit1.Text]);
table1.Delete;
kosongkan;
end;
procedure TForm2.Kosongkan();
begin
edit2.text:='';
edit3.text:='';
end;
procedure TForm2.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
var
str1:String;
begin
if Key=#13 then
begin

with Query1 do begin
Close;
SQL.Clear;
SQL.Add('SELECT count(*) as jml FROM tDosen WHERE FKode = :f1 ');
Params[0].AsString:=Edit1.Text;
Active:=true;
Open;

if Query1['jml']<>NULL then //Mencegah error apabila tabel masih kosong
str1:=Query1['jml']
else
str1:='0';

Active:=False;
end;
if strtoint(str1)>0 then
begin
table1.FindNearest([edit1.Text]);
edit2.Text:=table1.Fields[1].AsString;
edit3.Text:=table1.Fields[2].AsString;
DateTimePicker1.DateTime:=table1.Fields[3].AsDateTime;
end
else
kosongkan;
edit2.SetFocus;
end;
end;

procedure TForm2.Edit2KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if Key=#13 then
begin
edit3.SetFocus;
end;
end;

procedure TForm2.Edit3KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if Key=#13 then
begin
DateTimePicker1.SetFocus;
end;
end;

procedure TForm2.DateTimePicker1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if Key=#13 then
begin
button1.SetFocus;
end;
end;

procedure TForm2.Button3Click(Sender: TObject);
begin
kosongkan;
end;
end.

Comments

Popular posts from this blog

Java-MySql: Aplikasi Database dengan Data Gambar (Updated)

Untuk update metode simpan gambar lihat di appGambar 2.0 Bagaimana caranya menyimpan data yang membutuhkan penyimpanan data gambar? Misalkan data pegawai yang membutuhkan penyimpanan gambar dari setiap pegawai. Alternatifnya ada dua, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Cara yang pertama adalah dengan membuat field dengan tipe data binary, kemudian menyimpan gambar yang dibutuhkan dalam field di database tersebut. Cara ini membutuhkan manajemen program yang lebih rumit, tapi data gambar akan terjamin, karena tersimpan didalam database yang terintegrasi dengan data lainnya. Kekurangan lainnya adalah ukuran database yang akan membesar dan lambat. Bayangkan saja, sebuah field membutuhkan gambar dengan format jpeg, 200kB. Apabila ada 200 juta record, maka ukuran field yang diperuntukan khusus untuk gambar dengan perhitungan kasar adalah 0.2 MB x 200M = 40 x 10^12 = 40 TB. Belum ditambah dengan ukuran data dari field lainnya, kalau misalkan untuk menyimpan data penduduk Indonesia....

JarMaker & j2Exe: Membuat Executable Aplikasi Java

Lupakan mitos java tidak bisa dijalankan secara langsung. Jangan percaya kalau ada yang bilang java tidak bisa dibuat menjadi aplikasi exe. Kuno kalo masih menggunakan file jar saja atau bahkan file class untuk hasil building aplikasi java. Cobalah untuk sedikit berimprovisasi membuat aplikasi java menjadi exe, hal yang tidak bisa dilakukan oleh tools yang disediakan jdk, bahkan netbeans 6 saat ini. Hasil binary compiler java berupa file class, yang dijalankan dengan perintah java namaclass. Jadi paling tidak untuk menjalankannya harus melalui command prompt, atau yang sedikit kreatif dengan membuat shortcut yang diarahkan ke java.exe dengan parameter nama class yang dipanggil, lengkap dengan pengubahan icon sesuai dengan aplikasinya. Sun sendiri mengembangkan file arsip kompresi jar, mirip dengan format zip, dengan tool yang disediakan di jdk-nya,untuk menghasilkan sebuah file yang berisi seluruh class yang dibutuhkan, sehingga dapat dilakukan pemanggilan dengan class yang pertama...

Java: Pengiriman Parameter antar Frame

Sebenarnya konsep ini berlaku bukan hanya pada frame, tapi bisa dilakukan antar object dari class yang sifatnya umum, karena Java yang sifatnya sudah full OOP. Tapi, karena lebih sering diterapkan dalam pemrograman GUI desktop, khususnya dengan Netbeans, maka dicontohkan dengan class javax.swing.JFrame. Setiap bentuk code java harus dibentuk dalam bentuk class, biar sebagaimanapun sederhananya. Tidak seperti pemrograman lainnya yang menggunakan konsep OOP sebagai tambahan dan pengembangan dari yang sudah ada sebelumnya. Itulah sebabnya kita mengenal class di C++, Pascal, PHP, tapi masih diperbolehkan untuk tetap menggunakan konsep primitif. Sedangkan pada kasus java dan .NET, OOP merupakan inti utamanya yang harus selalu diikuti dan diterapkan. Awalnya akan sangat membingungkan, tapi sangat mudah untuk langkah pengembangan selanjutnya. Sudah lihat JavaDoc? itu adalah dokumen pemrograman yang paling aneh didunia, pada pandangan pertama. Coba bandingkan dengan MSDN-nya .NET, PHP Manual, ...